Judulnya kesannya mengerikan ya. Awalnya setelah membaca artikel di Yahoo mengenai film Edge Of Tomorrow, ternyata merupakan adaptasi dari...

Review Manga : All you Need is Kill


Judulnya kesannya mengerikan ya.
Awalnya setelah membaca artikel di Yahoo mengenai film Edge Of Tomorrow, ternyata merupakan adaptasi dari light novel All You Need is Kill karya Hiroshi Sakurazaka.
Dari trailernya saja, saya menduga genrenya agak mirip dengan Pasific Rim yang juga berkiblat  pada science fiction ala Jepang.

Tadinya mau membaca light novelnya, tapi ternyata manga-nya sudah ada, dan diilustrasikan oleh Takeshi Obata, sang pencipta Death Note.

Dan berhubung manga ini masih on-going (sejauh ini baru 13 chapter) maka saya hanya akan mereview sejauh yang saya baca.

And I posted the same but different review about this manga in my other blog Review in English

Here goes :


Ceritanya tentang seorang prajurit bernama Keiji Kiriya yang bergabung dengan UDF (United Defense Force) sevuah pasukan pengamanan yang bertugas untuk melindungi Jepang dari serangan makhluk asing (Alien) yang disebut Mimics.

Payahnya, saat pertama kali terjun ke medan perang, Keiji langsung Game Over alias KIA (Killed In Action) oleh Mimics, tapi yang bikin aneh, sesaat kemudian ia terbangun seolah baru saja bermimpi buruk dan mengalami Time Travel ke 30 jam sebelum ia diterjunkan ke medan perang.

Hal itu terus terjadi sampai ratusan kali, setiap Keiji KIA di medan perang dia akan mengalami time travel ke 30 jam sebelumnya. Karena terus menerus mengalami peperangan yang sama, Keiji berubah dari hanya seorang "anak baru" menjadi prajurit veteran.

Selain Keiji ada juga tokoh Rita Vrataski, prajurit UDF dari US yang dijuluki Valkyrie, karena kesuksesannya menumpas Mimics.

Ternyata Keiji dan Rita mempunyai kesamaan, apa itu?
Mau tahu?
Mending baca manga-nya deh, tapi saya juga kurang tahu apa manga translatenya sudah ada di toko buku, soalnya saya baca online hehehehe..

Review saya soal manga ini : Ceritanya bagus, walau mengingatkan saya dengan novel Replay, dengan plot yang sama tentang pengulangan waktu.
Untuk penggambaran karakter, sepintas mengingatkan saya akan tokoh Light dalam Death Note (ya iyalah, kan itu juga karya dia)
Karena masih on - going, masih banyak yang belum terungkap, tapi sejauh ini bisa membuat gregetan kok.

Rating : T untuk Remaja alias Teen, dari judulnya saja sudah mengungkap tentang kekerasan apalagi genrenya Science military, sebenarnya tidak ada penggambaran yang cukup membuat bergidik sih, hanya saja sepertinya akan lebih pantas kalau ini dibaca oleh remaja yang berpikiran dewasa daripada anak-anak.

That's it.

Sebagai bonus, saya kasih preview Edge of Tommorrow




0 komentar: