Setelah posting mengenai game online di sini sekarang saya ingin melanjutkan mengenai tips dan trik saya dalam meninggalkan dunia game. L...

Kesempatan... Berhak meninggalkan dunia game

Setelah posting mengenai game online di sini sekarang saya ingin melanjutkan mengenai tips dan trik saya dalam meninggalkan dunia game.

Langkah pertama : NIAT

Loh kok niat, tentu saja, kalau yang bersangkutan memang sudah berniat untuk meninggalkan dunia game, pasti akan lebih mudah.
Trus kalau belum ada niat, ya berikan niat itu ke dia.
Jujur, saya sebelumnya memang tergila-gila dengan game. Kenapa? karena Game membuat saya merasa dihargai, membuat saya merasa imut-imut seimut char di game (eaaaa), bahkan membuat beberapa cowo berani mendekati saya, walau saya yakin kalau ketemuan pasti pada kabur semua XDDD



Bagaimana memberikan niat? Tunjukkan kalau dunia maya ga seindah dunia nyata. Pasti ada pemicu mengapa seseorang memilih dunia maya daripada dunia nyata, temukan pemicu itu, lalu atasi.
Kalau dalam kasus saya, perhatian.

Langkah kedua : Berikan Dukungan dan putus Hubungan dengan nyamuk eh game

Kalau sudah ada niat, tapi keluarga tetep cuek beibeh, ya sama aja bo'ong. Ujung-ujungnya pasti nyari pelampiasan ke game lagi.
Jauhkan segala perangkat online, mau gadget, PC, bahkan kalau perlu minta warnet terdekat untuk tutup sementara (kalau desperate banget itu mah XDDD).
Saya dulu sempat pensiun karena kesibukan saya di kantor yang bahkan sampai tengah malam, sementara PC di rumah tidak memadai untuk main game online, dan warnet terdekat pun harus jalan kaki setengah jam. Udah cape, trus harus jalan buat main game, nanti dulu deh.

Karena sudah pernah berjauhan dengan game online, maka untuk memutus kebiasaan bermain game bisa jauh lebih mudah.

Dan langkah terakhir : Berikan kesibukan lain, temukan cinta baru pada hal yang tidak berupa online

Dan ini berlaku buat saya, selain karena sibuk pekerjaan, saya menemukan cinta baru saya pada pena dan benang, alias menulis dan merajut. Sebenarnya menulis duluan sih. Merajut baru ditekunin setelah menikah dan punya anak.
Berikan kesibukan baru buatnya, sesuatu yang nyaris tidak bersentuhan dengan game online, sampai dia bisa mengendalikan kecanduannya. Beberapa teman gamers saya, mereka ada yang jatuh cinta dengan hobi baru entah itu cosplay, penulis, atau hal lainnya.


Last word : Menurut saya, terkadang para pemain yang kecanduan game online, jarang yang berani kopdar alias ketemuan atau sekadar ikut olimpiade Game? Kenapa? Karena itu artinya membawa mereka kembali ke dunia nyata yang mereka hindari.
Justru mereka yang sering ikut kompetisi dan bertemu sesama Gamers akan lebih bisa mengurangi kecanduannya, Tapi hati-hati, ketemuan sesama Gamers maksud saya itu artinya ketemu dalam satu komunitas rame-rame, bukannya ketemu couple berdua-duaan.

Kata nenek itu berbahayaaaaaaaa...


0 komentar: